Ringkasan
Materi Kelas 5 Semester 1
A. Peninggalan-Peninggalan Sejarah pada Masa
Hindu-Budha dan Islam di Indonesia
Agama Hindu masuk ke Indonesia pada tahun 78 Masehi melalui perdagangan
dengan bangsa India. Peninggalan Hinduy aitu pada kerjaan tertentu.
|
No.
|
Nama Kerajaan
|
Peninggalan sejarah
|
|
1.
|
Kutai
|
Yupa,
kalung cina, arca Budha dari perunggu, arca batu.
|
|
2.
|
Tarumanegara
|
Prst.
ciaruteun, prst. jambu, prst. Lebak, prst. tugu
|
|
3.
|
Mataram
kuno
|
Candi
gedung songo, candi prambanan, komplek Dieng
|
|
4.
|
Kediri
|
Prst.
Penumbangan, prst. Waleri, bratayudha, smaradhana
|
|
5.
|
Singasari
|
Candi
kegenengan, prst. sarwadhana, arca prajaparamita
|
|
6.
|
Majapahit
|
Candi
tikus, candi panataran, negara kertagama, sutasoma
|
Ajaran Budha adalah Dharma, yaitu sejumlah aturan atau kewajiban
yang harus dilakukan oleh pengikutnya sebagai bagian dari alam semesta..
Peinggalan buda yaitu candi Borobudur Candi ini terdiri dari tiga tingkatan yaitu Kamadhatu adalah dasar candi, Rupadhat terdiri dari empat lorong dengan 1.300 gambar
relief. Arupadhatu, dengan bentuk lingkaran-lingkaran yang memuat 72 patung Buddha.
Upacara tradisi agama Buddha dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya dalah untuk
mengenang kelahiran, kematian, dan moksa-nya sang Buddha.agama Islam
masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang Gujarat, Arab, Persia. Peninggalan
searah agama Islam adalah: masjid, makam, kaligrafi, ukiran kayu, wayang kulit,
syair melayu, kitab kegaiban, grebeg maulud (acara adat).
B. Tokoh Sejarah pada Masa Hindu-Budha dan Islam di
Indonesia
Tokoh Sejarah Hindu: Mulawarman, Purnawarman,
Sanaya, Hayam Wuruk, Mpu Sendok, Jayabaya, Ken Arok, Wijaya. Tokoh sejarah
kerajaan Budha: Samaratungga, Balaputradewa. Tokoh sejarah Islam: Sultan malik
As-Shaleh, Sultan iskandar Muda, Raden Fatah, Fatahillah, Sultan Ageng Tirtayasa,
Sultan Hasanuddin, Joko Tingkir, Sultan Agung Hanyokrokusumo, Walisongo.
C. Keragaman Alam serta Pembagian Wilayah Waktu di
Indonesia
Dalam
sebuah peta terdapat sImbol-simbol untuk menunjukkan keadaan kenampakan alam
dan buatan diantaranya adalah: warna cokelat (gunung dan bentang hasil warna
sesuai ketinggian), merah dan hitam (gunung dan bentang hasil budidaya), putih
(bersalju), kuning (dataran tinggi), hijau (dataran rendah), biru (lautan,
perairan, gradasi sesuai kedalaman). Indonesia yang
terletak pada 95 derajat BT–141 derajat BT artinya panjang rentang wilayah Indonesia
141 derajat – 95 derajat = 46 atau kurang lebih 3 × 15. Adapun pembagian daerah waktu Indonesia adalah
: daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) berpangkal pada garis bujur 105 BT,
sehingga mempunyai selisih 7 jam lebih awal dari Greenwich. Daerah WIB meliputi
Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Daerah Waktu Indonesia
Bagian Tengah (WITA) Berpangkal dari garis bujur 120 derajat BT, sehingga
mempunyai selisih 8 jam lebih awal dari Greenwich. Daerah WITA meliputi wilayah
Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, dan Sulawesi. Daerah
Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) Berpangkal pada garis bujur 135 derajat BT,
sehingga mempunyai selisih 9 jam lebih awal dari Greenwich (135 derajat : 15
derajat = 9). Daerah Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) meliputi Maluku, Maluku
Utara, Irian Jaya Barat, dan Papua.
D. Menghargai Keragaman Suku Bangsa dan Agama di
Indonesia
Suku
bangsa adalah suatu kelompok masyarakat yang terikat dalam satu kesatuan upaya, bahasa, dan tempat tinggal. Keragaman
suku bangsa merupakan sumber kebudayaan nasional. Cara menghargai :
melestarikan budaya yang ada di Indonesia, bangga dengan suku bangsa dan agama,
tidak merasa sukubangsa dan agamnnya adalah yang terbaik.
E. Jenis-Jenis Usaha dan Ekonomi di Indonesia
- Jenis-Jenis Usaha: Berdasarkan lapangan usaha yaitu ada usaha ekstraktif, pertanian, industry, dagang. Sedangkan berdasarkan pemiliknya yaitu ada BUMN, BUMS, Koperasi,
- Kegiatan ekonomi : produksi konsumsi, distribusi
No comments:
Post a Comment