Saturday, 3 December 2016

Rangkuman Materi IPS Kelas VI Semester 1



Rangkuman Materi IPS Kelas VI Semester 1
A.    Perkembangan Sistem Administrasi Wilayah Indonesia
Pada masa awal kemerdekaan provinsi Indonesia berjumlah 8 provinsi, pada masa orde baru berumlah 27 provinsi, dan pada masa reformasi berkembang menjadi 33 provinsi. Factor yang mendorong perkembangan provinsi di Indonesia adalah : adanya upaya untuk mempermudah sistem administrasi, keberhasilan perjuangan bangsa Indonesia merebut kembali wilayahnya, adanya usaha diplomasi untuk menerima wilayah/provinsi lain, adanya UU No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Laut teritorial adalah wilayah lautan suatu negara yang dianggap sebagai daratan. Batas laut terirorial Indonesia masa Belanda sejauh 3 mil. Kemudian pada awal kemerdekaan sejauh 12 mil (1 mil laut= 1.850m) dari garis dasar. Batas landas kontinen adalah garis batas yang merupakan kelanjutan dari benua (kontinen). Batas landas kontinen Indonesia sebagaiusaha peningkatan perjuangan untuk pengakuan  gagasan Wawasan Nusantara.Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sejauh 200 mil dari garis dasar. Upaya pelestarian laut dengan cara: larangan membuang sampah industri ke laut, pencegahan polusi air laut, larangan penggunaan bahan peledak untuk penangkapan ikan, reboisasi pantai. Manfaat laut: rumput laut, ikan, mutiara, garam, untuk rekreasi, olahraga. Batas udara  Indonesia 100 km dari permukaan tanah. Perjanjian yang terlibat yaitu Konvensi Chicago 1944. Pada Konvensi Tokyo membahas tentang tindak pidana pada setiap bentuk penerbangan di atas permukaan laut yang di luar wilayah suatu negara. Administrasi daerah di Indonesia meliputi otonomi daerah yaitu hak, wewenag dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya. Di dalam otonomi dawrah dikembangkan otonomi desa. Ada 3 asas otonomi yakni : desentralisasi, dekonsentrasi, tugas pembantuan. Keuntungan otonomi daerah : dapat mengelola potensi daerah masing-masing, mengelola kekayaan daerag, memperoleh penghasilan.
B.     Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara-Negara Tetangga
Negara-negara yang berada di wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Myanmar, Kamboja, Vietnam, Laos, dan Timor Leste. Kenampakan alam negara-negara di wilayah Asia Tenggara hampir sama, terdiri atas daratan antara lain gunung, pegunungan, dataran rendah, semenanjung. dan perairan, antara lain laut, teluk, selat, danau, dan sungai.
Keadaan sosial Indonesia tidak jauh berbeda dengan keadaan sosial di negara-negara lain di Asia Tenggara. Penduduk Asia Tenggara merupakan ras Melayu Mongoloid atau Melayu Mongol, sebagian besar bekerja sebagai petani. Hampir semua negara di Asia Tenggara pernah mengalami penjajahan bangsa Eropa.  Berdasarkan persamaan tersebut, negara-negara di Asia Tenggara membentuk suatu kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya, yaitu ASEAN (Association of South East Asian Nation) atau Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (PERBARA). ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967.
C.    Benua
Kenampakan alam daratan dunia, antara lain benua, pegunungan, gunung, pulau, dan gurun. Di bumi ada 5 benua yakni benua Asia, Amerika, Afrika, Eropa da Australia. Benua terluas adalah Benua Asia. Adapun yang terkecil adalah Benua Australia. Benua Asia luas wilayahnya sekitar 44.614.000 km2. Wilayahnya terbagi menjadi lima, yaitu Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Selatan, Asia Barat, dan Asia Tengah. Benua Amerika luas wilayahnya sekitar 42.050.000 km2. Wilayahnya dibagi menjadi Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Kenampakan alam Benua Amerika terdapat Pegunungan Andes. Di Benua Amerika mengalir Sungai Amazon, yaitu sungai  terpanjang kedua di dunia. Benua Afrika luas wilayahnya sekitar 30.224.050 km2. Wilayahnya terbagi menjadi Afrika Utara, Afrika Tengah, dan Afrika Selatan. Kenampakan alamnya berupa pegunungan, dataran tinggi, dan gurun. Di Afrika terdapat gurun terluas di dunia, yaitu Gurun Sahara. Benua Eropa luas wilayahnya sekitar 10.600.000 km2. Wilayahnya terbagi menjadi Eropa Timur, Eropa Tengah, Eropa Selatan, Eropa Barat, dan Eropa Utara. Di Benua Eropa terdapat Pegunungan Ural yang memisahkan wilayah Benua Eropa dengan Benua Asia. Benua Australia luas wilayahnya sekitar 8.560.000 km2. Wilayahnya negara Australia dibagi menjadi enam negara bagian dan dua daerah teritorial. Negara bagian Australia, yaitu Victoria, Tasmania, Queensland, New South Wales, Australia Barat, dan Australia Selatan. Daerah teritorialnya, yaitu Australia Utara dan ibukota Australia Canberra. Gurun di Australia, yaitu Gurun Sandy, Gurun Gibson, Gurun Victoria, Gurun Tanami, dan Gurun Simpson.

Ringkasan Materi Kelas 4 Semester 2



Ringkasan Materi Kelas 4 Semester 2
A.  Aktivitas Ekonomi yang Berkaitan dengan Sumber Daya Alam dan Potensinya
Aktivitas ekonomi diantaranya ada aktivitas pertanian, tempatnya di tanah dataran rendah menghasilkan padi, jagung, palawija dan sayur mayur. Bisa langsung di konsumsi atau diolah menjadi tepung. Perkebunan, tempatnya ditanah dataran tinggi untuk perkebunan teh, kopi, dan kina. Tanah di pegunungan ditanami cemara, mahoni dan pohon pinus. Tanah di dataran rendah ditanami tanaman karet, kelapa sawit, cengkeh, tembakau, dan coklat. Harus diolah terlebih dahulu contohnya kelapa sawit diolah menjadi minyak goreng. Peternakan          , tempatnya di padang rumput dan padang sabana. Hewan yang cocok untuk peternakan adalah sapi, kerbau, kambing, ayam, bebek burung petelur. Bisa langsung dikonsumsi dan bisa diolah terlebih dahulu misalnya pengolahan daging kaleng, abon, pengolahan kulit binatang. Perikanan, usaha tambak udang dan tambak bandeng. Bisa langsung dikonsumsi dan bisa diolah menjadi kerupuk udang, bandeng presto, terasi. Pertambangan, tempatnyadi wilayah pegunungan atau lepas pantai. Hasil usaha: minyak bumi, gas, bahan mineral, batu bara. Perindustrian, usaha perindustrian memnafaatkan hamper semua potensi alam seperti pertanian, perikanan, pertanian, pertambangan. Hasil alam berupa kayu diubah pabrik menjadi kertas. Kemudian ada aktivitas transportasi, jenisnya ada transportasi darat, laut dan udara. Pariwisata, potensi alam sepertti dataran tinggi, danau, pantai dijadikan usaha untuk perhotelan, restoran, perdagangan, jasa pemandu wisata.
B.  Koperasi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Koperasi merupakan satu bentuk kerjasama dari beberapa orang untuk satu tujuan yang sama. Tujuan koperasi adalah kesejahteraan para anggota. Setiap tahun keuntungan koperasi dengan dikurangi biaya disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). SHU ini dibagi kepada para anggota sesuai dengan jasa yang diberikan. Di pedesaan terdapat Koperasi Unit Desa (KUD) untuk membantu petani dan nelayan. Para petani mendapat bantuan bibit unggul, pengolahan sampai penjualan hasil panen. Para nelayan juga bisa menjual ikan kepada KUD dan mendapat pinjaman dengan bunga murah. Di kota juga ada koperasi, misalnya koperasi pegawai negeri, koperasikaryawan suatu perusahaan, koperasi sekolah atau yayasan dan koperasi para pedagang.
C.  Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi, dan Transportasi
Perkembangan teknologi, contoh teknologi zaman dahulu yaitu petani mengolah tanah dengan cangkul dan bajak yang ditarik kerbau, menanam, mengairi, mengobati masih dengan tenaga manusia, padi ditumbuk menggunakan antan, lesung atau lumping. Teknologi ini melelahkan namun tidak mencemari tanah. Teknologi masa kini yaitu membajak sawah menggunakan traktor, pengairan air tanah disedot dengan mesin pompa air, padi dipanen dengan mesin pemotong, diolah menjadi gabah dengan mesin perontok atau tleser kemudian gabah diangkut ke mesin penggilingan menjadi beras. Teknologi ini memudahkan tapi mencemari tanah. Perkembangan komunikasi, alat komunikasi masa lalu adalah : kentungan, bedhe, bedug, dan surat menggunakan daun lontar atau daun nipah. Jika akan menyampaikan kepada orang yang berada ditempat jauh biasanya bertatap muka langsung, diantar dengan berjalan kaki atau naik kuda.  Alat komunikasi masa kini menggunakan media cetak (contohnya: surat, surat kabar, majalah, e-mail, telegram) dan media elektronik (telepon, radio, televisi). Cara berkomunikasi secara langsung atau sesuai kondisinya. Perkembangan transportasi, transportasi masa lalu menggunakan tenaga manusia, hewan dan alam. Contoh  sepeda, becak, delman, kuda, perahu layar, rakit. Transportasi masa kini ada yang tidak bermesin (sepeda, becak, gerobag, rakit, sampan, perayu layar) dan  bermesin (motor, mobil, bus, kapal, pesawat terbang, roket, jet, helikopter)
D.  Permasalahan Sosial di Daerah
Permasalahan sosial yang terjadi di masyaarakat diantaranya  adalah : Pengangguran, yaitu orang dewasa yang tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Masalah yang ditimbulkan akibat pengangguran adalah kemiskinan, kejahatan, perjudian, kelaparan, kurang gizi. Kemiskinan, kemiskinan menyebabkan kejahatan, kelaparan, putus sekolah, kurang gizi, rentan penyakit, dan stres. Kejahatan, terkadang para pengangguran mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinan melalui penipuan, kejahatan, pertengkaran. Pertikaian, kemiskinan berkelanjutan pada pertikaian. Jika masyarakat sering bermusuhan maka kedamaian dan ketentraman warga setempat terganggu.
Cara mengatasi masalah sosial ini pemerintah memberikan bantuan berupa BOS, BTL, Askes Keluarga Miskin, Raskin selain pemerintah lembaga sosial kemasyaraktan dapat memberi bantuan penyuluhan, ketrampilan dan materi.

Materi IPS Kelas 4 Semester 1



Materi IPS Kelas 4 Semester 1
A.    Membaca Peta Lingkungan dengan Skala
Peta merupakan gambaran permukaan wilayah bumi yang dibuat di atas suatu media seperti kertas, papan, dan sebagainya dengan  bentuk yang diperkecil dengan menggunakan skala. Ada dua jenis peta yaitu peta umum dan peta khusus. Peta umum adalah peta yang menggambarkan permukaan bumi atau gambaran yang bersifat umum pada suatu wilayah tertentu. Peta khusus adalah peta yang menggambarkan keadaan khusus suatu daerah atau wilayah dengan maksud sesuai keperluan. Misalnya untuk mengetahui jumlah kepadatan penduduk, keadaan flora dan fauna, iklim. Atlas merupakan kumpulan peta yang dibuat dalam bentuk buku.
Komponen peta teridri dari: Judul (ditulis untuk memberi nama pada peta atau atlas). Skala, yaitu perbandingan ukuran pada peta dengan keadaan yang sebenarnya. Skala untuk menggambar peta ada dua macam,  yaitu skala grafik dan skala numeric. Ukuran peta di Indonesia biasanya ukuran yang sesungguhnya dinyatakan dama sentimeter (cm) sedangkan ukuran sebenarnya dinyatakan dalam kilometer (km). Jaring-aring peta, yaitu garis-garis yang terdapat pada peta. Contoh garis tegak disebut garis bujur, garis mendatar disebut garis lintang. Mata angin,  untuk menunjukkan arah mata angin  Timur, Tenggara, Selatan, Barat Daya Barat, Barat Laut, Utara, Timur Laut. Legenda peta, yaitu symbol-simbol yang mengandung suatu tanda. Contoh tanda untuk ibu kota,  jalan raya, batas wilayah, bandar udara. Daftar isi, untuk mempermudah pencarian peta pada atlas. Indeks, yaitu susunan alfabetis dari atas ke bawah. Contoh penyususnan indeks berdasarkan kenampakan alam tertentu seperti kota, gunung, danau.
Cara membaca peta dengan skala misalkan pada pada sebuah peta tertulis skala 1: 500.000, berarti bahwa setiap 1 cm jarak pada peta sama dengan 500.000 cm  pada jarak sesungguhnya. Jika jarak antara dua kota adalah 5 cm, maka jarak sesungguhnya kedua kota tersebut adalah 2 x 250.000 cm = 1.250.000cm = 12,5 km.
B.     Kenampakan Alam serta Hubungannya dengan Keragaman Sosial dan Budaya
Kenampakan alam adalah sesuatu yang nampak di permukaan bumi yang bersifat alamiah atau yang di ciptakan oleh Allah SWT. Kenampakan alam diantaranya: pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, pantai, perairan darat. Kenampakan alam mempengaruhi keberagaman sosial dan budaya. Masyarakat yang hidup di pegunungan memiliki adat istiadat meyakini bahwa kehidupan berasal dari alam pegunungan sehingga mereka melaksanakan upacara adat dan lain-lain di pusatkan di pegunungan tersebut. Masyarakan di sekitar gunung bermata pencahariaan di perkebunan, sedangkan masyarakat di pesisir laut bermata pencahariaan sebagai nelayan.
C.    Jenis dan Persebaran Sumber Daya Alam serta Manfaat Sember Daya Alam
Sumber daya alam dibedakan menjadi dua yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaui dan tidak dapat diperbarui. Sumber daya alam yang dapat diperbarui bisa terus menerus ada selagi masih di usahakan manusia, Contohnya adalah udara, air, tanah, tumbuhan, hewan. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang langsung habis setelah dipakai. Contohnya adalah sumber daya alam pertambangan seperti emas, perak, batu-batuan. Sumber daya alam dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi manusia. Sumber daya alam itu diolah menjadi sebuah barang kemudian di jual melalui berbagai jenis usaha. Usaha industry, industri jasa, industri ekstraktif, usaha agraris. Persebaran SDA di Indonesia: hasil bumi dan laut tersebar paling luas di Sumatra, pusat tenaga listrik di Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, hasil tambang di Sumatra dan Kalimantan
D.    Menghargai Keragaman Suku Bangsa dan Budaya Setempat
Negara Indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ikka” yang artinya berbeda-beda tetap satu jua. Sebagai negara yang memiliki kebudayaan yang beragam seperti adat istiadat, bahasa, pakaian adat, alat musik tradisional dan lain-lain. Maka, kita harus menghargai keragaman suku bangsa dan budaya dengan cara: tidak menghina kebudayaan orang lain, tidak merasa bahwa kebudayaan sendiri paling baik, merasa bangga dengan budaya Indonesia, merasa ikut memiliki kebudayaan Indonesia sebagai kebudayaan nasioal.
E.     Menghargai dan Menjaga Kelestarian Peninggalan Sejarah
Peninggalan sejarah di Indonesia terbagi menjadi tiga yaitu: sejarah bercorak Islam (berupa: masjid, makam, istana, seni ukir dan kaligrafi, kesusastraan), Hindu, (berupa: prasasti, arca, kitab/karya sastra, candi), Budha (berupa: prasasti, candi). Cara menghargai peninggalan sejarah diantaranya yaitu: mengunjungi tempat bersejarah, mempelajari sejarah, membandingkan berbagai peninggalan sejarah dengan kehidupan masyarakat, sistem pemerintahan, kebudayaan, kesenian. Sedangkan cara menjaga kelestariannya. Oleh masyarakat seperti:mematuhi aturan saat mengunjungi tempat museum atau tempat sejarah, tidak membuang sampah sembarangan, mencatat apa yang kita ketahui untuk dijadikan pengatahuan dan ilmu.
F.     Meneladani Kepahlawanan dan Patriotisme Tokoh-Tokoh di Lingkungan
Pahlawan dalah orang yang rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Ia adalah seorang pejuang yang gagah berani dan terkemuka. patriotisme adalah sifat-sifat terpuji pada diri seorang  karena kecintaan dan kesetiaan terhadap negaranya.  Pahlawan  memiliki sikap terpuji yang harus di teladani seperti: gagah berani, rela berkorban demi bangsa, cerdas, pandai, teguh pendirian. Sikap menghargai para pahlawan bangsa dilakukan dengan cara memperingati hari-hari besar yang berhubungan dengan kepahlawanan.

Ringkasan Materi Kelas 5 Semester 1



Ringkasan Materi Kelas 5 Semester 1
A.    Peninggalan-Peninggalan Sejarah pada Masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia
Agama Hindu masuk ke Indonesia pada tahun 78 Masehi melalui perdagangan dengan bangsa India. Peninggalan Hinduy aitu pada kerjaan tertentu.
No.
Nama Kerajaan
Peninggalan sejarah
1.       
Kutai
Yupa, kalung cina, arca Budha dari perunggu, arca batu.
2.       
Tarumanegara
Prst. ciaruteun, prst. jambu, prst. Lebak, prst. tugu
3.       
Mataram kuno
Candi gedung songo, candi prambanan, komplek Dieng
4.       
Kediri
Prst. Penumbangan, prst. Waleri, bratayudha, smaradhana
5.       
Singasari
Candi kegenengan, prst. sarwadhana, arca prajaparamita
6.       
Majapahit
Candi tikus, candi panataran, negara kertagama, sutasoma
Ajaran Budha adalah Dharma, yaitu sejumlah aturan atau kewajiban yang harus dilakukan oleh pengikutnya sebagai bagian dari alam semesta.. Peinggalan buda yaitu candi Borobudur Candi ini terdiri dari tiga tingkatan  yaitu Kamadhatu adalah dasar candi, Rupadhat  terdiri dari empat lorong dengan 1.300 gambar relief. Arupadhatu, dengan bentuk lingkaran-lingkaran yang memuat 72 patung Buddha. Upacara tradisi agama Buddha dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya dalah untuk mengenang kelahiran, kematian, dan moksa-nya sang Buddha.agama Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang Gujarat, Arab, Persia. Peninggalan searah agama Islam adalah: masjid, makam, kaligrafi, ukiran kayu, wayang kulit, syair melayu, kitab kegaiban, grebeg maulud (acara adat).
B.     Tokoh Sejarah pada Masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia
Tokoh Sejarah Hindu: Mulawarman, Purnawarman, Sanaya, Hayam Wuruk, Mpu Sendok, Jayabaya, Ken Arok, Wijaya. Tokoh sejarah kerajaan Budha: Samaratungga, Balaputradewa. Tokoh sejarah Islam: Sultan malik As-Shaleh, Sultan iskandar Muda, Raden Fatah, Fatahillah, Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Hasanuddin, Joko Tingkir, Sultan Agung Hanyokrokusumo, Walisongo.


C.    Keragaman Alam serta Pembagian Wilayah Waktu di Indonesia
Dalam sebuah peta terdapat sImbol-simbol untuk menunjukkan keadaan kenampakan alam dan buatan diantaranya adalah: warna cokelat (gunung dan bentang hasil warna sesuai ketinggian), merah dan hitam (gunung dan bentang hasil budidaya), putih (bersalju), kuning (dataran tinggi), hijau (dataran rendah), biru (lautan, perairan, gradasi sesuai kedalaman). Indonesia yang terletak pada 95 derajat BT–141 derajat BT artinya panjang rentang wilayah Indonesia 141 derajat  – 95  derajat = 46 atau kurang lebih 3 × 15.  Adapun pembagian daerah waktu Indonesia adalah : daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) berpangkal pada garis bujur 105 BT, sehingga mempunyai selisih 7 jam lebih awal dari Greenwich. Daerah WIB meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Daerah Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) Berpangkal dari garis bujur 120 derajat BT, sehingga mempunyai selisih 8 jam lebih awal dari Greenwich. Daerah WITA meliputi wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, dan Sulawesi. Daerah Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT) Berpangkal pada garis bujur 135 derajat BT, sehingga mempunyai selisih 9 jam lebih awal dari Greenwich (135 derajat : 15 derajat = 9). Daerah Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) meliputi Maluku, Maluku Utara, Irian Jaya Barat, dan Papua.
D.    Menghargai Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Indonesia
Suku bangsa adalah suatu kelompok masyarakat yang terikat dalam satu kesatuan  upaya, bahasa, dan tempat tinggal. Keragaman suku bangsa merupakan sumber kebudayaan nasional. Cara menghargai : melestarikan budaya yang ada di Indonesia, bangga dengan suku bangsa dan agama, tidak merasa sukubangsa dan agamnnya adalah yang terbaik.
E.     Jenis-Jenis Usaha dan Ekonomi di Indonesia
  1. Jenis-Jenis Usaha: Berdasarkan lapangan usaha yaitu ada usaha ekstraktif, pertanian, industry, dagang. Sedangkan berdasarkan pemiliknya yaitu ada BUMN, BUMS, Koperasi,
  2. Kegiatan ekonomi : produksi konsumsi, distribusi