Ringkasan Materi Kelas
4 Semester 2
A. Aktivitas Ekonomi yang Berkaitan dengan Sumber Daya
Alam dan Potensinya
Aktivitas
ekonomi diantaranya ada aktivitas pertanian, tempatnya di tanah dataran rendah
menghasilkan padi, jagung, palawija dan sayur mayur. Bisa langsung di konsumsi
atau diolah menjadi tepung. Perkebunan, tempatnya ditanah dataran tinggi untuk
perkebunan teh, kopi, dan kina. Tanah di pegunungan ditanami cemara, mahoni dan
pohon pinus. Tanah di dataran rendah ditanami tanaman karet, kelapa sawit,
cengkeh, tembakau, dan coklat. Harus diolah terlebih dahulu contohnya kelapa
sawit diolah menjadi minyak goreng. Peternakan ,
tempatnya di padang rumput dan padang sabana. Hewan yang cocok untuk peternakan
adalah sapi, kerbau, kambing, ayam, bebek burung petelur. Bisa langsung
dikonsumsi dan bisa diolah terlebih dahulu misalnya pengolahan daging kaleng,
abon, pengolahan kulit binatang. Perikanan, usaha tambak udang dan tambak
bandeng. Bisa langsung dikonsumsi dan bisa diolah menjadi kerupuk udang,
bandeng presto, terasi. Pertambangan, tempatnyadi wilayah pegunungan atau lepas
pantai. Hasil usaha: minyak bumi, gas, bahan mineral, batu bara. Perindustrian,
usaha perindustrian memnafaatkan hamper semua potensi alam seperti pertanian,
perikanan, pertanian, pertambangan. Hasil alam berupa kayu diubah pabrik
menjadi kertas. Kemudian ada aktivitas transportasi, jenisnya ada transportasi
darat, laut dan udara. Pariwisata, potensi alam sepertti dataran tinggi, danau,
pantai dijadikan usaha untuk perhotelan, restoran, perdagangan, jasa pemandu
wisata.
B. Koperasi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Koperasi
merupakan satu bentuk kerjasama dari beberapa orang untuk satu tujuan yang
sama. Tujuan koperasi adalah kesejahteraan para anggota. Setiap tahun
keuntungan koperasi dengan dikurangi biaya disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). SHU
ini dibagi kepada para anggota sesuai dengan jasa yang diberikan. Di pedesaan
terdapat Koperasi Unit Desa (KUD) untuk membantu petani dan nelayan. Para
petani mendapat bantuan bibit unggul, pengolahan sampai penjualan hasil panen.
Para nelayan juga bisa menjual ikan kepada KUD dan mendapat pinjaman dengan
bunga murah. Di kota juga ada koperasi, misalnya koperasi pegawai negeri,
koperasikaryawan suatu perusahaan, koperasi sekolah atau yayasan dan koperasi
para pedagang.
C. Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi, dan
Transportasi
Perkembangan
teknologi, contoh teknologi zaman dahulu yaitu petani mengolah tanah dengan
cangkul dan bajak yang ditarik kerbau, menanam, mengairi, mengobati masih
dengan tenaga manusia, padi ditumbuk menggunakan antan, lesung atau lumping. Teknologi
ini melelahkan namun tidak mencemari tanah. Teknologi masa kini yaitu membajak
sawah menggunakan traktor, pengairan air tanah disedot dengan mesin pompa air,
padi dipanen dengan mesin pemotong, diolah menjadi gabah dengan mesin perontok
atau tleser kemudian gabah diangkut ke mesin penggilingan menjadi beras.
Teknologi ini memudahkan tapi mencemari tanah. Perkembangan komunikasi, alat
komunikasi masa lalu adalah : kentungan, bedhe, bedug, dan surat menggunakan
daun lontar atau daun nipah. Jika akan menyampaikan kepada orang yang berada
ditempat jauh biasanya bertatap muka langsung, diantar dengan berjalan kaki
atau naik kuda. Alat komunikasi masa
kini menggunakan media cetak (contohnya: surat, surat kabar, majalah, e-mail,
telegram) dan media elektronik (telepon, radio, televisi). Cara berkomunikasi
secara langsung atau sesuai kondisinya. Perkembangan transportasi, transportasi
masa lalu menggunakan tenaga manusia, hewan dan alam. Contoh sepeda, becak, delman, kuda, perahu layar,
rakit. Transportasi masa kini ada yang tidak bermesin (sepeda, becak, gerobag,
rakit, sampan, perayu layar) dan bermesin (motor, mobil, bus, kapal, pesawat
terbang, roket, jet, helikopter)
D. Permasalahan Sosial di Daerah
Permasalahan
sosial yang terjadi di masyaarakat diantaranya adalah : Pengangguran, yaitu orang dewasa yang
tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Masalah yang ditimbulkan
akibat pengangguran adalah kemiskinan, kejahatan, perjudian, kelaparan, kurang
gizi. Kemiskinan, kemiskinan menyebabkan kejahatan, kelaparan, putus sekolah,
kurang gizi, rentan penyakit, dan stres. Kejahatan, terkadang para pengangguran
mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinan melalui penipuan, kejahatan,
pertengkaran. Pertikaian, kemiskinan berkelanjutan pada pertikaian. Jika
masyarakat sering bermusuhan maka kedamaian dan ketentraman warga setempat
terganggu.
Cara mengatasi
masalah sosial ini pemerintah memberikan bantuan berupa BOS, BTL, Askes
Keluarga Miskin, Raskin selain pemerintah lembaga sosial kemasyaraktan dapat
memberi bantuan penyuluhan, ketrampilan dan materi.
No comments:
Post a Comment