Saturday, 3 December 2016

Ringkasan Materi Kelas 4 Semester 2



Ringkasan Materi Kelas 4 Semester 2
A.  Aktivitas Ekonomi yang Berkaitan dengan Sumber Daya Alam dan Potensinya
Aktivitas ekonomi diantaranya ada aktivitas pertanian, tempatnya di tanah dataran rendah menghasilkan padi, jagung, palawija dan sayur mayur. Bisa langsung di konsumsi atau diolah menjadi tepung. Perkebunan, tempatnya ditanah dataran tinggi untuk perkebunan teh, kopi, dan kina. Tanah di pegunungan ditanami cemara, mahoni dan pohon pinus. Tanah di dataran rendah ditanami tanaman karet, kelapa sawit, cengkeh, tembakau, dan coklat. Harus diolah terlebih dahulu contohnya kelapa sawit diolah menjadi minyak goreng. Peternakan          , tempatnya di padang rumput dan padang sabana. Hewan yang cocok untuk peternakan adalah sapi, kerbau, kambing, ayam, bebek burung petelur. Bisa langsung dikonsumsi dan bisa diolah terlebih dahulu misalnya pengolahan daging kaleng, abon, pengolahan kulit binatang. Perikanan, usaha tambak udang dan tambak bandeng. Bisa langsung dikonsumsi dan bisa diolah menjadi kerupuk udang, bandeng presto, terasi. Pertambangan, tempatnyadi wilayah pegunungan atau lepas pantai. Hasil usaha: minyak bumi, gas, bahan mineral, batu bara. Perindustrian, usaha perindustrian memnafaatkan hamper semua potensi alam seperti pertanian, perikanan, pertanian, pertambangan. Hasil alam berupa kayu diubah pabrik menjadi kertas. Kemudian ada aktivitas transportasi, jenisnya ada transportasi darat, laut dan udara. Pariwisata, potensi alam sepertti dataran tinggi, danau, pantai dijadikan usaha untuk perhotelan, restoran, perdagangan, jasa pemandu wisata.
B.  Koperasi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Koperasi merupakan satu bentuk kerjasama dari beberapa orang untuk satu tujuan yang sama. Tujuan koperasi adalah kesejahteraan para anggota. Setiap tahun keuntungan koperasi dengan dikurangi biaya disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). SHU ini dibagi kepada para anggota sesuai dengan jasa yang diberikan. Di pedesaan terdapat Koperasi Unit Desa (KUD) untuk membantu petani dan nelayan. Para petani mendapat bantuan bibit unggul, pengolahan sampai penjualan hasil panen. Para nelayan juga bisa menjual ikan kepada KUD dan mendapat pinjaman dengan bunga murah. Di kota juga ada koperasi, misalnya koperasi pegawai negeri, koperasikaryawan suatu perusahaan, koperasi sekolah atau yayasan dan koperasi para pedagang.
C.  Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi, dan Transportasi
Perkembangan teknologi, contoh teknologi zaman dahulu yaitu petani mengolah tanah dengan cangkul dan bajak yang ditarik kerbau, menanam, mengairi, mengobati masih dengan tenaga manusia, padi ditumbuk menggunakan antan, lesung atau lumping. Teknologi ini melelahkan namun tidak mencemari tanah. Teknologi masa kini yaitu membajak sawah menggunakan traktor, pengairan air tanah disedot dengan mesin pompa air, padi dipanen dengan mesin pemotong, diolah menjadi gabah dengan mesin perontok atau tleser kemudian gabah diangkut ke mesin penggilingan menjadi beras. Teknologi ini memudahkan tapi mencemari tanah. Perkembangan komunikasi, alat komunikasi masa lalu adalah : kentungan, bedhe, bedug, dan surat menggunakan daun lontar atau daun nipah. Jika akan menyampaikan kepada orang yang berada ditempat jauh biasanya bertatap muka langsung, diantar dengan berjalan kaki atau naik kuda.  Alat komunikasi masa kini menggunakan media cetak (contohnya: surat, surat kabar, majalah, e-mail, telegram) dan media elektronik (telepon, radio, televisi). Cara berkomunikasi secara langsung atau sesuai kondisinya. Perkembangan transportasi, transportasi masa lalu menggunakan tenaga manusia, hewan dan alam. Contoh  sepeda, becak, delman, kuda, perahu layar, rakit. Transportasi masa kini ada yang tidak bermesin (sepeda, becak, gerobag, rakit, sampan, perayu layar) dan  bermesin (motor, mobil, bus, kapal, pesawat terbang, roket, jet, helikopter)
D.  Permasalahan Sosial di Daerah
Permasalahan sosial yang terjadi di masyaarakat diantaranya  adalah : Pengangguran, yaitu orang dewasa yang tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Masalah yang ditimbulkan akibat pengangguran adalah kemiskinan, kejahatan, perjudian, kelaparan, kurang gizi. Kemiskinan, kemiskinan menyebabkan kejahatan, kelaparan, putus sekolah, kurang gizi, rentan penyakit, dan stres. Kejahatan, terkadang para pengangguran mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinan melalui penipuan, kejahatan, pertengkaran. Pertikaian, kemiskinan berkelanjutan pada pertikaian. Jika masyarakat sering bermusuhan maka kedamaian dan ketentraman warga setempat terganggu.
Cara mengatasi masalah sosial ini pemerintah memberikan bantuan berupa BOS, BTL, Askes Keluarga Miskin, Raskin selain pemerintah lembaga sosial kemasyaraktan dapat memberi bantuan penyuluhan, ketrampilan dan materi.

No comments:

Post a Comment