Monday, 31 October 2016

Materi IPS Kelas 3 Semester 2



Materi IPS Kelas 3 Semester 2
A.    Jenis-Jenis Pekerjaan
Pekerjaan adalah suatu yang dilakukan untuk mengasilkan barang atau jasa serta untuk mendapatkan imbalan. Imbalan bisa berupa uang, jasa, kepuasan. Jenis-jenis pekerjaan adalah sebagai berikut:
1.      Pekerjaan yang menghasilkan barang, yaitu: beternak (menghasilkan daging, susu, telur), perikanan (menghasilkan ikan, lobster, cumi-cumi), pengrajin (menghasilkan tas, sepatu, gelang), bertani (menghasilkan padi, buah, sayur), berdagang (menghasilkan uang)
2.      Pekerjaan yang menghasilkan jasa, yaitu: guru, ahli komputer, tenaga medis/kesehatan, montir, supir, tukang cukur, polisi, tukang ojek.

B.     Semangat Kerja
Dalam bekerja kita harus semangat, agar pekerjaan yang kita lakukan dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Semangat kerja bisa dilakukan dengan cara:
1.      Disiplin dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan.
2.      Selalu berusaha dalam menyelesaikan masalah dengan baik.
3.      Suka bekerja keras dan pantang menyerah.
4.      Jujur dalam kata dan tindakannya.
5.      Tidak malu untuk bertanya kepada orang lain.
6.      Berpandangan bahwa semua kesulitan bukan merupakan halangan, melainkan suatu tantangan yang harus dilalui.

C.    Jual Beli di Lingkungan Rumah dan Sekolah
Jual beli adalah kegiatan untuk mendapatkan barang. Barang tersebut harus ditukar dengan sejumlah uang. Jumlah uangnya sesuai dengan harga barang yang disepakati penjual dan membeli. Jadi, dalam jual beli harus ada penjual, pembeli, barang yang dijual, dan uang. Pembeli akan mendapatkan barang dengan uangnya. Sementara, penjual akan mendapatkan
uang setelah menjual barang dagangannya. Kegiatan jual beli dibedakan menjadi 3 tempat:

1.      Jual beli di pasar
Pasar terbagi menjadi dua macam yaitu pasar modern seperti swalayan, mini market, dan pasar tradisional seperti pasar ikan, pasar buah, pasar loak, paar sayur, pasar hewan. Di pasar modern tidak terjadi tawar menawar anatara penjual dan pembeli, sedangkan di pasar tradisional pembeli dan penjual dapt tawar menawar barang.
2.      Jual beli di lingkungan rumah
Contoh jual beli di lingkungan rumah yaitu: kios, warung, toko, pedagang kaki lima, pedagang keliling.
3.      Jual beli di sekolah
Jual beli di sekolah yaitu : kantin, koperasi dan penjual di sekitar sekolah. Kantin sekolah menyediakan makanan dan minuman. Koperasi sekolah menyediakan perlengkapan sekolah seperti; buku, pensil, pena, penggaris, seragam ada juga makanan dan minuman ringan. Penjual di sekeliling sekolah yaitu penjual yang berada di pinggir sekolah seperti penjual mainan.

D.    Sejarah Uang
Zaman dahulu orang melakukan kegiatan jual beli dengan cara menukar barang, hal ini disebut barter. Cara barter memiliki kelemahan, oleh karena itu, orang menggunakan barang bernilai tinggi seperti kerang untuk bertukar barang. Kemudian, orang menggunakan logam emas dan perak. Di Indonesia, uang kertas dan logam sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Setelah mengenal uang, maka uang yang digunakan sebagai alat pembayaran yang sesuai dan sah. Mata uang setiap negara berbeda, Indonesia memiliki mata uang rupiah. Lembaga yang mencetak uang di Indonesia adalah Perum Peruri sedangkan  Bank yang mengeluarkan uang adalah Bank Indonesia. Jenis uang yang beredar terdiri dari uang giral dan uang kartal. Uang giral berupa surat-surat berharga, misalnya cek, giro bilyet, dan kartu kredit. Uang kartal merupakan uang yang digunakan sehari-hari, yaitu uang kertas dan uang logam. Manfaat uang adalah sebagai alat tukar yang resmi dan sah, alat pembayaran, ciri atau identitas negara, modal usaha, pendorong kerja.
E.     Penggunaan Uang Sesuai Kebutuhan
Cara mendapatkan uang tidaklah mudah, harus bekerja terlebih dahulu agar bisa mendapatkan uang. Oleh karena itu, kita harus menggunakan uang dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan kita. Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat menggunakan uang yaitu: menabung, menyeimbangkan antara pemasukan dengan pengeluaran, mendaftar barang belanjaan, berbelanja barang yang benar-benar dibutuhkan, dan tidak boros. Penggunaan uang yang sesuai akan memberi manfaat kepada kita. Manfaat mengelola uang dengan baik di antaranya: kebutuhan tercukupi, belajar hidup teratur, hemat, sederhana, dan dapat membantu orang lain dengan adanya biaya cadangan.

No comments:

Post a Comment